Latest News



Anjing terkadang berteman dengan kita tapi sebaliknya juga bisa menjadi musuh dalam kehidupan sehari-hari. Anjing Hutan yang satu ini adalah musuh terbesar dikehidupan manusia, karena Anjing Hutan ini dikenal penyakit yang mematikan juga biasa disebut penyakit Lupus.
Penyakit ini setara dengan penyakit Kanker, banyak yang meningal dunia karena mengidap penyakit ini. Anjing Hutan menyerang pada sistem kekebalan tubuh manusia secara berlebihan, sehingga mengganggu kesehatan tubuh.
Ciri ciri Penyakit Lupus yaitu apabila menyerang dada maka akan timbul rasa sakit sehingga menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan pada saat bernapas. Pada penderita penyakit ini awalnya seperti mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Terdapat bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, mengalami kerontokkan rambut, sering mengalami bengkak pada persendian dan sariawan serta merasakan panas dan rasa lelah yang berkepanjangan. Penyakit ini bukan hanya menyerang pada kulit, akan tetapi juga bisa menyerang hampir ke seluruh organ yang ada di dalam tubuh manusia.
Gejala Penyakit Lupus
1. Gejala umumnya adalah penderita akan sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal.
2. Timbulnya gangguan pada pencernakan dan pada kulit sang penderita akan mudah gosong akibat terkena sinar matahari.
3. Penderita akan mengalami anemia, karena sel-sel darah merah akan hancur apabila mengidap penyakit ini.
4. Pada kulit penderita akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Dan ruam merah yang hampir menyerupai cakram dapat muncul di kulit pada seluruh bagian tubuh.

Jenis Penyakit Lupus
• Cutaneus : Marak disebut sebagai discoid yang mempengaruhi kulit.
• Systemic Lupus Erythematous (SLE) : menyerang organ tubuh seperti persendian, darah, paru-paru, kulit, jantung, ginjal, hati, otak dan syaraf.
• Drug Induced Lupus (DIL), biasanya timbul karena pengkonsumsian obat-obat tertentu, namun apabila pemakaian obat dihentikan maka gejala akan hilang



Pemanasan global tanpa disadari memberikan dampak nyata, yakni kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Cuaca panas bisa mendadak berubah menjadi mendung bahkan hujan, begitu juga sebaliknya.
Kondisi inilah yang membuat imunitas tubuh menjadi rendah alias menurun. Jika daya tahan menurun, tubuh akan mudah terserang penyakit. Terlebih bagi mereka yang terkurung dalam ruang ber-AC atau pekerja lapangan yang terpapar udara bebas. Dalam kondisi daya tahan tubuh menurun itulah radikal bebas sebagai agen infeksi maupun racun akan mudah menembus pertahanan tubuh.
Semakin rendah daya tahan tubuh maka semakin besar bakteri Mikobakterium Tuberklosa menyerang sehingga dapat menyebabkan penyakit TBC, bakteri ini menyerang siapa saja pria maupun wanita tanpa memandang usia. Dan biasanya penyakit TBC sering menyerang pada usia rata-rata 15-35 tahun, boleh dibilang usia masih produktif.
Pada umumnya penyakit TBC menular melalui udara, dan biasanya bakteri mikobakterium tuberklosa terbawa pada saat seseorang batuk lalu mengeluarkan dahak. Bahayanya jika bakteri selalu masuk dan terkumpul dalam paru-paru, maka bakteri ini akan berkembang biak dengan cepat apalagi yang mempunyai daya tahan tubuh yang rendah.
Apabila sudah terjadi infeksi maka dengan mudahnya akan menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Terjadinya infeksi TBC dapat mempengaruhi organ tubuh lainnya seperti otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan biasanya yang paling sering terserang yaitu paru-paru.
Bakteri mikobakterium tuberklosa mempunyai bentuk seperti batang dan bersifat seperti tahan asam sehingga dikenal sebagai BTA (Batang Tahan Asam) yang merupakan faktor utama penyakit TBC. Selain dari bakteri tersebut, faktor yang lain yang menjadi penyebab penyakit TBC adalah lingkungan yang lembab, kurangnya sirkulasi udara, dan kurangnya sinar matahari dalam ruang sangat berperan terjadinya penyebaran bakteri mikobakterium tuberklosa ini. Dengan demikian sangat mudah menyerang orang-orang disekitar dalam kondisi lingkungan yang kurang sehat.
Berikut ini gejala penyakit TBC pada umumnya:
- Sering mengalami demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama.
- Keringat pada malam hari
- Mudah terserang flu yang bersifat hilang timbul
- Turunnya berat badan dan kurang nafsu makan
- Batuk-batuk lebih dari 3 minggu dan kadang-kadang juga disertai dengan darah.
- Perasaan terasa lemah, lesu, dan tidak enak.

Sebelum terjadi pada diri kita sebaiknya kita melakukan pencegahan, agar kita bisa terhindar dari penyakit TBC tersebut. Adapun cara pencegahannya adalah sebagai berikut:
  • Tidak meludah disembarang tempat, usahakan meludah ditempat yang terkena sinar matahari atau ditempat sampah.
  • Ketika ada seseorang ingin batuk atau bersin sebaiknya anda menutup mulut untuk menjaga terjadinya penularan penyakit. 
  • Kesehatan badan harus sering di jaga supaya sistem imun senangtiasa terjaga dan kuat.
  • Jangan terlalu sering begadang karena kurang istirahat akan melemahkan sistem kekebalan tubuh.
  • Jaga jarak aman terhadap penderita penyakit TBC
  • Sering-seringlah berolahraga supaya tubuh kita selalu sehat.
  • Lakukan imunisasi terhadap bayi untuk mencegah penyakit TBC
  • Jemur tempat tidur bagi penderita TBC, karena kuman TBC dapat mati apabila terkena dengan sinar matahari.

Sadarkah Anda Hati salah satu fungsi organ yang sangat penting, yang mampu menetralkan racun dalam darah, Produksi protein, mengelolah (metabolisme) obat-obatan yang masuk didalam tubuh  dan nutrisi,  pengolahan produk limbah dari hemoglobin, Menyimpan vitamin, lemak, kolesterol, dan empedu, Memproduksi glukosa.

Anda perlu ketahui penyebab Terjadinya Kerusakan Fungsi Pada Hati


  • Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
  • Tidak buang air di pagi hari.
  • Pola makan yang terlalu berlebihan.
  • Tidak makan pagi.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
  • Minyak goreng yang tidak sehat. 

Setelah Anda Sadari maka yang perlu anda lakukan mengetahui kadar SGOT/SGPT gangguan fungsi pada hati, dapat anda ketahui dengan melakukan tes darah.

TIPS  MENURUNKAN ANGKA SGOT/SGPT

Mengkonsumsi madu setiap hari, atau jika tidak ada madu bisa diganti dengan air gula. Selain itu istirahat yang cukup juga akan membantu menurunkan angka SGOT/SGPT anda.

Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya. 

Sebab:

Malam hari pukul 9 - 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/ beracun (detoxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.


Malam hari p
ukul 11 - dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.


Dini hari p
ukul 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari p
ukul 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak Perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.


Pagi p
ukul 5 - 7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi p
ukul 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.



Menurunnya jumlah trombosit Idiopathic Trombocytopenic Purpura (ITP), beberapa awam sering menyebutnya  sebagai demam berdarah. Hal itu terjadi sebab penyakit popular yang ditandai penurunan trombosit ialah demam berdarah. Meski sama-sama ditandai gejala penurunan jumlah trombosit, tetapi keduanya sangat berbeda. Karena itu jangan sampai salah membedakan ITP dengan demam berdarah.
Yang membedakan antara keduanya ialah proses terjadinya kerusakan trombosit. Kerusakan trombosit pada demam berdarah disebabkan adanya infeksi kuman dengue. Kuman ini ditularkan melalui gigitan nyamuk aides aegypti betina. Sedangkan kerusakan trombosit pada ITP karena diserang oleh zat antibody yang dibentuk oleh tubuh itu sendiri sehingga jumlah trombosit menjadi berkurang.
Pembeda lainnya, pada ITP gejalanya berupa bercak-bercak kemerahan atua ruam kebiruan di kulit. Sedangkan demam berdarah bila sudah parah berupa bintik-bintik merah terutama di badan.
Sementara pada demam berdarah, penderita mengalami demam dan penurunan trombosit tapi berangsur normal dalam delapan hari. Jika trombosit rendah lebih dari delapan hari, harus dipikirkan kemungkinan yang lain. Salah satunya adalah ITP.
PENGOBATAN
ITP jarang menyebabkan kematian. Kecuali pada trombosit rendah. Pasien terpeleset dan jatuh sehingga terjadi pendarahan otak. Risiko yang paling buruk terjadi ialah pendarahan misalnya mimisan. Hal itu akan cepat teratasi jika segera mendapat pengobatan.Bila jumlah trombosit sudah normal, penderita akan kembali bugar seperti sediakala dan mampu melakukan aktivitas seperti biasa. Namun penderita harus tetap waspada. Penyakit ini mudah sekali kambuh.
Pemicu kekambuhan adalah kecapekan dan stress. Karena itu sekiranya penderita ingin bekerja, hindari kecapekan. Bila sudah terasa letih sebaiknya istirahat dulu sebentar, dan bila tubuh sudah beggar bekerja kembali. Juga hindari stress, itulah sebabnya penderita sebaiknya tidak bekerja di tempat yang tingkat stresnya tinggi.
penyebab turunnya produksi trombosit dalam tubuh, lalu bagaimana cara meningkatkan trombosit tersebut? salahsatu cara nya bisa dengan ekstrak jus kulit manggis dari Xamthone Plus
lalu mengapa jus kulit manggis mampu meningkatkan trombosit dengan cepat? Menurut penelitian ilmiah tentang khasiat manggis dalam meningkatkan trombosit dalam kulit manggis tersebut terdapat suatu zat yaitu Xanthone. Dengan didukung oleh berbagai pengakuan empiris yang bermunculan menyebutkan, manggis yang telah diolah menjadi jus, terutama kulitnya mampu meningkatkan kadar trombosit secara signifikan.



Gula dapat berteman dengan kita, Gula-pun akan jadi musuh besar dalam hidup kita, untuk itu kenalilah Gula Anda. Berbicara tentang Gula, sangat erat kaitannya dengan darah, setiap tetes darah yang ada didalam tubuh kita terdapat kadar gula, kadar gula yang tidak stabil ditiap aliran darah yang ada didalam tubuh kita dapat menyebabkan Diabetes.
Setiap manusia terkadang kurang menyadari akan penyakit diabetes  karena penyakit ini  mudah datang dengan disertai nafsu makan yang meningkat (polifagi)  sehingga hal ini lah yang kurang kita sadari, karena pikirnya nafsu makan meningkat maka berat badan tubuh akan naik  sehingga menghiraukan begitu saja. Untuk itulah kenalilah penyakit ini, apabila anda mengalami nafsu makan yang tinggi, bukan berarti kondisi badan anda akan naik tetapi ini merupakan gejala dari diabetas yang diserta rasa lemas atau kurang tenaga, selain itu pula seseorang yang tengah menderita penyakit diabetes maka akan mengalami sering buang air kecil atau pipis (poliuri), sering merasa haus (polidipdi).
Efek yang dapat merespon terjadinya Diebetes karena mengkonsumsi makan yang terlalu banyak mengandung Karbonhidrat, hal ini akan sangat mempengaruhi naiknya kadar gula yang ada didalam darah, korbonhidrat yang berlebihan akan menjadi energi yang sangat cepat sehingga proses aliran darah pun akan ikut lebih cepat  sedangkan tingkat gula darah hanya mampu dalam hitungan jam.
Tips untuk menghindari Penyakit Diabetas
1.    Karbonhidrat
Kurangi konsumsi makanan yang mengandung karbonhidrat yang dapat merespon diabetes seperti
#Sagu #Singkong #Ubi #Kentang
#Oat Oat berasal dari gandum dan memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol tubuh. Dapat dengan mudah ditemukan dalam bentuk instan dan biasa digunakan sebagai alternatif makanan di pagi hari. Biasa disajikan dengan cara diseduh atau direbus sebentar sehingga menyerupai bubur. Cara lain adalah dengan menambahkannya dalam kue atau roti.
#Pasta Spaghetti, fettuccini, fusilli, cocciolini atau macaroni adalah beberapa bentuk pasta yang biasa kita temui. Pasta sebenarnya berasal dari tepung terigu yang diolah dan menghasilkan bentuk kering yang beraneka ragam. Biasa diolah dengan cara dipanggang, direbus kemudian ditambahkan saus seperti bolognaise atau carbonara.
2. Kontrol insulin
Naiknya gula darah bisa juga disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dalam tubuh. Hal ini bisa diatasi melalui diet dan aktivitas fisik, seperti olahraga
secara rutin.
3. Stres
Emosi juga bisa sangat berpengaruh terhadap gula darah dan menyebabkan tingginya kadar gula darah. Untuk itu, selain menjaga kesehatan fisik, sebaiknya emosi dan pikiran juga harus selalu dijaga.
4. Kurang olahraga
Olahraga secara teratur setiap hari bisa membantu mengatur tingkat gula dalam darah. Kurang olahraga, sebaliknya, juga bisa menyebabkan gula darah meningkat.
5. Infeksi, penyakit, dan operasi
Ketika mengalami sakit, infeksi, atau menjalani operasi, kadar gula dalam darah biasanya naik lebih cepat dibanding pada orang yang tidak sakit atau mengalami infeksi.
6. Obat-obatan
Mengonsumsi beberapa jenis obat, seperti steroid juga mampu mempengaruhi tingkat gula darah. Obat-obatan semacam itu bisa meningkatkan gula darah.



Ginjal pada organ tubuh manusia yang berfungsi memproduksi hormon-hormon serta mengatur metabolismi mineral-mineral didalam tubuh, membuang kelebihan air dan produk-produk sisa dari darah.
Gejala-gejala penyakit Ginjal Letih, Lemah dan Lesu (karena anemianya), Kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, Sering buang air kecil terutama malam hari, Pembengkakan kaki dan sembab pada mata karena retensi dari air, Kulit kering bersisik, mudah memar dan pucat serta gatal, Kepala pusing dan adanya rasa kaku pada tangan atau kaki karena gangguan syaraf tepi , Apabila sudah lanjut bahkan bisa mengalami gangguan mental karena keracunan dari ureum. Tekanan darah tinggi, nyeri dada, sesak napas, Mudah berdarah, Nyeri tulang, Libido berkurang dan disfungsi ereksi
Sehingga, setiap manusia pastinya menginginkan Ginjal yang sehat, Nah, mengingat begitu pentingnya fungsi ginjal, maka kita harus mengetahui bagaimana cara merawat ginjal dan menghindari hal-hal yang membahayakan untuk ginjal.
Penyebab utama  terjadinya penyakit ginjal kronis ialah penyakit darah tinggi dan kencing manis (diabetes mellitus). Dikatakan dua penyakit berbahaya inilah yang merupakan penyebab utama terjadinya gagal ginjal kronis di dunia. Namun, selain diabetes dan hipertensi, ada berbagai penyebab lain dari gagal ginjal kronis, yaitu:
1. Penyakit ginjal polikistik
2. Sumbatan pada saluran kencing, misalnya oleh karena batu ginjal
3. Dan yang tidak kalah pentingnya, analgesik alias obat pereda nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen ternyata juga berperan besar sebagai penyebab dari gagal ginjal.
Pencegahan Gagal Ginjal Kronis
1. Melakukan screening secara teratur yang dilakukan oleh dokter, terutama bagi yang mempunyai faktor resiko gagal ginjal kronis seperti diabetes mellitus dan hipertensi.
2. Mencegah minum minuman beralkohol
3. Tidak minum obat sembarangan
Demikian sedikit cerita tentang gagal ginjal kronis dan bagaimana pencegahannya. Semoga bermanfaat.

Tips Pencegahan Agar Tidak Terjadi penyakit Ginjal
Untuk penatalaksanaan, yang penting ialah melakukan beberapa aturan diet sebagai berikut :
- Pembatasan minum air
- Pembatasan protein
- Pembatasan kalsium





Bagaimana dengan binatang SGPT(Serum Glutamik Piruvik Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamik Oksaloasetik Transaminase)?
Ini penjelasan singkatnya.
SGPT (juga dikenal sebagai ALT) dan SGOT (AST) adalah enzim yang dipakai oleh hati dalam pekerjaannya. Biasanya enzim ini ditahan dalam hati, tetapi bila hati menjadi rusak karena hepatitis, semakin banyak enzim ini dapat masuk ke aliran darah. Tingkat enzim ini dalam darah dapat diukur, dan tingkatnya menunjukkan tingkat kerusakan pada hati.
Biasanya, beratnya kerusakan digambarkan dengan berapa kali di atas normal. Contohnya, bila SGPT Anda 80, berarti SGPT Anda sedikit di atas dau kali (2x) normal. Kalau 120, berarti 3x atas normal. Biasanya, tingkat SGPT/SGOT dianggap masalah bila 3x atau lebih di atas normal, tetapi juga harus dilihat gejala lain. Kalau SGPT agak tinggi (tergantung keadaan; bisa 5x atau lebih), tetapi tidak ada gejala lain, dokter biasa hanya akan memantau lebih berhati-hati.
SGPT dan SGOT Anda hanya sedikit di atas normal, jadi kemungkinan Anda tidak harus khawatir. Tetapi sebaiknya Anda membahas dengan dokter. (Data diambil dari spiritia)

Note: Perhatikan hasil test lab berikut. Ini adalah hasil test lab SGPT dan SGOT saya. Bandingkan nilai kerusakan dan nilai normalnya. Ini sih bukan 5 kali lipat lagi ya. Berlipat-lipat. Wajar saja jika level SGPT dan SGOT mencapai setinggi ini membuat saya berpikir, ”Wah! Saya merasa sudah di ambang kematian nih. Saatnya insaf:d!” Itu saking lemas dan tidak berdayanya. Kalau saja saat itu saya sedang di angkot dan ada komplotan yang ingin merkosa saya, maka mereka dengan leluasa merkosa saya tanpa ada perlawanan sedikit pun

SGOT dan SGPT
APA ITU SGOT/SGPT ?
Apa sih AST (SGOT) dan ALT (SGOT) itu?  
Kalau kata dokter, kepanjangan dari masing masing singkatan tersebut adalah :
Aspartate aminotransferase (AST) yang nama lainnnya adalah serum glutamic oxaloacetic  transaminase (SGOT) dan Alanine aminotransferase (ALT) yang bernama lain serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT).

BERAPA ANGKA NORMAL SGOT/SGPT
Berapa angka normal keduanya? Untuk AST(SGOT) normalnya berkisar antara 5-40 unit per liter serum (bagian cair dari darah) sedangkan ALT(SGPT) adalah 7-56 unit per liter serum. Apabila hasil tes darah anda menunjukan angka di atas itu, sudah jelas ada gangguan pada fungsi hati anda.

FUNGSI DASAR HATI / LIVER
 Hati yang terletak di bawah tulang iga paling kanan, mempunyai fungsi vital untuk tubuh, beberapa diantaranya adalah :
•    Menetralkan racun dalam darah
•    Produksi faktor pembekuan penting dan protein penting lainnya
•    Metabolisme (pengolahan) obat-obatan dan nutrisi
•    Pengolahan produk limbah dari hemoglobin
•    Menyimpan vitamin, lemak, kolesterol, dan empedu
•    Memproduksi glukosa

TES DARAH &  GANGGUAN FUNGSI HATI
Tes darah biasanya dilakukan untuk mengetahui kadar SGOT/SGPT dalam darah sehingga bisa diketahui apabila hati mengalami kerusakan. SGOT/SGPT adalah enzim yang diproduksi didalam hati. Dalam keadaan normal, enzim ini akan diam didalam sel hati, tetapi apabila karena suatu hal hati terluka, maka hati akan mengeluarkan enzim ini ke dalam darah. Maka dari itu apabila kadar enzim ini di dalam darah berlebihan, sudah bisa dipastikan bahwa hasil tes darah anda akan menunjukn nilai SGOT/SGPT diatas ambang batas normal (40/56).

CARA MENURUNKAN ANGKA SGOT/SGPT
Dokter biasanya akan memberikan resep obat, yaitu HPPRO. Selain itu juga anda bisa mengkonsumsi madu setiap hari, atau jika tidak ada madu bisa diganti dengan air gula. Selain itu istirahat yang cukup juga akan membantu menurunkan angka SGOT/SGPT anda.

SGOT dan SGPT merupakan enzim yang dapat ditemukan pada sel-sel hati. Karena itu jika terjadi kerusakan (nekrosis) sel-sel hati, seperti yang terjadi pada infeksi akut virus hepatitis, enzim-enzim tersebut keluar dari sel hati dan masuk ke dalam darah. Semakin banyak sel-sel hati yang rusak, semakin tinggi pula kadar SGOT/SGPT yang terukur di dalam darah. Secara laboratoris pemeriksaan enzim hati pada hepatitis akut didapati adanya peninggian SGOT dan SGPT sampai 20-50 kali normal dengan SGPT lebih tinggi SGOT daripada SGPT (SGOT/SGPT < 0,7).
Sebagian besar orang dengan hepatitis B tidak memerlukan pengobatan yang khusus selain beristirahat dan mereka akan sembuh kembali. Apabila infeksi VHB bertahan lebih dari 6 bulan (infeksi hepatitis kronik), dapat diberikan obat antivirus yang disebut interferon alfa. Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan kanker hati.
Sewaktu terjadi nekrosis sel-sel hati, konsentrasi kolesistokinin dan bombesin dalam darah meningkat tajam. Peningkatan hormon-hormon ini dapat menyebabkan rasa tidak enak pada lambung, mual dan muntah (dispepsia) dan berkurangnya nafsu makan yang menandai fase awal infeksi akut virus hepatitis. Untuk menanganinya, diberikan obat-obat yang dapat mengurangi produksi asam lambungdari sel-sel parietal lambung seperti proton-pump inhibitor (contoh: Pariet), dan yang dapat mengurangi rasa mual dan muntah yang ada seperti domperidon (contoh: Vosedon).
Sedangkan ursodeoxycholic acid pada infeksi akut hepatitis digunakan untuk mengurangi kadar enzim yang meningkat dengan cara memfasilitasi aliran empedu melalui hati dan memproteksi sel-sel hati. 
  
PENYEBAB KERUSAKAN HATI


  • Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
  • Tidak buang air di pagi hari.
  • Pola makan yang terlalu berlebihan.
  • Tidak makan pagi.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
  • Minyak goreng yang tidak sehat. 
Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. 
Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

  • Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati.
Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari.

Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya. 

Sebab:

Malam hari pk 9 - 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/ beracun (detoxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 11 - dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak Perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.


Pagi pk 5 - 7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.